Program Literasi

SEMESTER 1

1. GLS (Gerakan Literasi Sekolah) Harian

  • Membaca 15 menit sebelum pembelajaran.
  • Jurnal literasi (ringkasan/pendapat setiap minggu).

2. Penguatan Fasilitas Literasi

  • Membuat pojok baca di setiap kelas.
  • Pembenahan perpustakaan & penambahan 150 judul buku.
  • Pembuatan ruang literasi digital (blog/drive literasi sekolah).

3. Kegiatan Literasi Bulanan

  • Juli: Launching GLS & Donasi Buku
  • Agustus: Lomba Resensi / Bedah Buku Hari Kemerdekaan
  • September: Pelatihan Guru (strategi literasi)
  • Oktober: Pekan Bahasa & Sastra / Story Telling
  • November: Kunjungan Literasi (perpustakaan daerah/pameran buku)
  • Desember: Pameran Karya Literasi Siswa (tutup semester)

4. Program Pengembangan Karya Siswa

  • Membuat majalah sekolah edisi 1 (digital/cetak).
  • Program Reading Challenge Semester 1.
  • Publikasi mading literasi setiap bulan.

5. Pelibatan Orang Tua & Komunitas

  • Program Keluarga Literasi (baca 10 menit di rumah).
  • Orang tua sebagai pembaca tamu.
  • Kerja sama dengan komunitas literasi.

SEMESTER 2

1. GLS Harian Lanjutan

  • Membaca 15 menit dengan target meningkat.
  • Guru menerapkan strategi literasi di semua mapel.

2. Penguatan Literasi Digital

  • Pelatihan membuat karya digital:
    • e-book sederhana
    • poster digital
    • video ringkasan buku
  • Pembelajaran anti-hoaks dan literasi informasi.

3. Kegiatan Literasi Bulanan

  • Januari: Peresmian Pojok Baca Baru / Bedah Buku Motivasi
  • Februari: Lomba Menulis Cerita Pendek
  • Maret: Podcast Literasi Siswa
  • April: Workshop Komik Edukatif / Konten Digital
  • Mei: Festival Literasi Sekolah (gabungan semua karya)
  • Juni: Refleksi literasi & laporan akhir tahun

4. Pengembangan Karya Siswa Semester 2

  • Majalah sekolah edisi 2.
  • Penerbitan e-book kumpulan karya siswa.
  • Reading Challenge Semester 2 dengan penghargaan.

5. Monitoring & Evaluasi

  • Evaluasi minat baca berdasarkan jurnal dan peminjaman buku.
  • Rapor Literasi setiap kelas.
  • Laporan akhir tahun kepada kepala sekolah.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait